Spesifikasi Tentang Keunggulan Dan Kelemahan Dari Opel Blazer

Otomotif, Opel Blazer? Setiap orang yang tidak pernah mengendarai mobil ini akan segera memberi makan asumsi bahwa ada seperti boros, rewel, susah perawatan, cepet panas, dan bla, bla, bla. Meskipun? itu semua salah masbro! Mari kita bahas karakter Kebo ini 🙂

Blazer pertama kali dipasarkan di Indonesia dengan merek Opel (Jerman) yang keduanya memiliki satu perusahaan induk dengan Chevrolet yaitu General Motors. Mobil ini merupakan hasil kolaborasi tiga negara di dunia yaitu Opel – Germany (Lisensi dan Merk), Chevrolet – USA (Desain dan Manufaktur), dan Holden – Australia (Mesin khusus Indonesia yang disediakan oleh Holden (2.200cc MPFi, SOHC dan DOHC), 4×4 versi 4.3L V6 Vortec adalah mesin Chevrolet American asli.

Opel Blazer 1 Gen (Terbuat di Amerika Serikat)

Blazer ini diproduksi antara pertengahan tahun 1996 dan 1999. Dengan lampu depan melengkung dan lampu sein di bumper dengan mesin 2.2L MPFi DOHC. Lampu belakang antara sein, lampu rem, dan lampu senja menjadi satu. Seiring dengan meningkatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar pada saat itu, General Motor Indonesia mengeluarkan blazer SLI dengan mesin 2.2L MPFi SOHC. Pada saat itu General Motors benar-benar bersaing dengan Nissan Terrano, namun pada tahun 1997 Toyota mengeluarkan Kijang Capsule, kemudian Blazer mengeluarkan tipe SLi dengan harga lebih kompetitif. Iklan yang ditampilkan adalah “ass” kapsul rusa dengan kata-kata “Harga tidak jauh beda kok sama mobil anda”: D. Perbedaan DOHC dengan SLi Blazer yang mulai berproduksi pada tahun 1997 adalah interior yang sama dengan versi DOHC saja tanpa kokpit. panel dan kotak konsol. Eksteriornya sama dengan DOHC hanya tanpa bodi, bumper hitam, dan lampu karakteristik khusus (SOHC berbentuk kotak gaya Amerika kecil) dan wiper belakang. Pada generasi ini ada blazer seri DOHC Z-Line.

Opel Blazer 2nd Gen (Dibuat di Amerika Serikat)

Generasi kedua Blazer masih bermerek Opel yang diproduksi antara akhir 1999 hingga akhir 2002. Fitur yang paling mencolok adalah facelift dengan headlamp sempit yang tersusun dengan lampu sein. Cahaya ekor antara sein, lampu rem dan lampu senja semuanya terpisah (kritik dari Kanada dan agen transportasi Eropa). Varian untuk generasi ini dan selanjutnya terdiri dari SOHC (Montera LN, Montera, Montera LV, Montera LS dan Montera Sport), DOHC, dan DOHC LT (Luxury Touring).

Opel Blazer 3rd gen (Made In Brazil)

Blazer generasi ketiga adalah blazer terakhir. Untuk rentang produksi tahun ini adalah hasil desain dan komponen buatan brazil (dahulu buatan Amerika Serikat). Ada beberapa teman yang mengatakan kualitas dan desain blazer lebih baik yaitu tahun 2002 turun (non-Samba).

Berdasarkan kelas tipe Blazer mulai dari bagian bawah urutan:

  • Montera LN. Kelengkapannya sama dengan varian Montera namun minus speaker radio / tape + dan joknya tanpa baris ketiga.
  • Montera. Fitting eksterior: tidak ada rak atap, bumper besi depan dan belakang (cat hitam), tidak ada wiper belakang, kaca belakang bening tanpa defogger, velg timah, tidak ada bodi lis, tidak ada lampu kabut, tidak ada lampu rem ketiga (lampu rem di kaca belakang) . Interior fitting: Pintu minimalis, tidak ada panel konsol, tidak ada panel kokpit, kain pelapis 3 baris bahan kain, tidak ada spion listrik, bumper belakang polos (rata)
  • Montera LV. Fitting eksterior: sama seperti varian Montera plus: bullbar, velg alloy (model varian DOHC), bodi lis, High Mount Stoplamp. Spesifikasi interior: sama seperti varian Montera plus: Console box
  • Montera LS. Fitting eksterior: sama seperti varian Montera LV plus: two tone color. Interior Fittings: sama seperti varian dari Montera LV tapi plus: Bahan kain dan pelapis semi kulit.
  • Montera Sport. Fitting eksterior: sama seperti Montera plus: diatas spatbor, lubang udara di kap mesin, rak atap, bumper bodi depan dan belakang.
  • DOHC. Fitting eksterior: lampu kabut, bodi lis, velg, kaca kaca berwarna dan kaca belakang ada defogger, rak atap, spion elektrik, bumper belakang tanpa lekukan untuk plat nomor (berbeda dari SOHC). Spesifikasi interior: trim pintu mewah, kotak konsol, panel kokpit (termometer, penutup kaca, kompas), pelapis 2 baris bahan kain
  • DOHC LT (Tur Mewah). Fitting eksterior: sama seperti DOHC plus varian: bullbar, two tone color. Mulai tahun 2002 ke atas, disekitar bodi ada dodol cladding dan model bullbar lebih empuk. Interior Fittings: sama seperti DOHC plus varian: jok kulit, panel kayu (pada door trim dan dashboard), dan penutup bagasi.

Kelemahan Dan Keunggulan Opel Blazer

Blazer dirancang untuk memberikan keamanan, kenyamanan dan kemewahan kelas lebih. Untuk itu, mobil ini memiliki dua armor di bodi yang membuat bobot mobil ini mencapai 2 ton lebih. Namun untuk membuatnya lebih kompetitif dan hemat bahan bakar, General Motors menggunakan mesin Holden 2.200cc Multi Port Fuel Injection dari Australia untuk menggantikan mesin 4.3L Vortec V6 yang merupakan versi mesin asli CBU Amerika. Tenaga yang dihasilkan sangat pas (kalau tidak dibilang biasa-biasa saja) membawa mobil ini melaju. Namun begitu dicoba, untuk kondisi standar meski tidak 4×4, mobil ini mampu melewati berbagai medan jalan termasuk pegunungan dan off-road semi extreme. Saya sendiri merekomendasikan penggunaan SOHC daripada DOHC karena daya yang lebih rendah lebih mudah didapat.

Untuk kelemahan opel blazer selain turunnya harga jual, pompa bahan bakar mudah stagnan dan macet dan rusak. Ini karena blazer pompa bahan bakar sangat sensitif terhadap kotoran terkecil di dalam tangki yang tersedot sehingga jika bensinnya kotor, sangat berpengaruh pada umur pompa bahan bakar itu sendiri.

Menurut saya, mobil ini sangat nyaman dan worthed jika memang sudah mengerti perawatannya. Pemeliharaan mobil tidak mahal. Anda membayar 15% – 20% lebih untuk 50% lebih lama. Jadi menurut saya wajar mengingat kualitas bagian mobil ini sangat oke.