Efek Kekurangan Kalium pada wanita

Kalium adalah mineral yang memainkan peran utama dalam fungsi normal tubuh. Ini adalah elektrolit yang mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit dalam sel-sel tubuh. Ini membantu dalam membangun otot yang sehat, mengirimkan sinyal antara saraf dan sel-sel tubuh, dan menjaga ritme jantung. Defisiensi kalium juga dikenal sebagai hipokalemia dan merupakan masalah kesehatan utama, karena memiliki efek buruk pada fungsi tubuh. Jika kondisi tidak ditangani, maka gejala yang lebih serius akan diamati. Mereka adalah sebagai berikut:

➜ Masalah Gastrointestinal
Kalium mempertahankan tingkat cairan di dalam saluran pencernaan. Ketika ada kekurangan kalium dalam tubuh, sejumlah besar cairan dari makanan terserap ke dalam usus. Akibatnya, isi usus mengeras dan perjalanan mereka melalui saluran menjadi sulit. Hal ini menyebabkan buang air besar yang tidak teratur atau konstipasi. Bentuk sembelit yang parah dapat menyebabkan kram perut, kembung, dan kurang nafsu makan. Baca juga: makanan untuk menyembuhkan buasir

➜ Irregular Heartbeat
Seperti yang telah kami sebutkan, kalium mengirimkan sinyal listrik ke seluruh tubuh. Otak mengontrol kontraksi dan relaksasi otot-otot di dalam tubuh melalui sinyal-sinyal ini. Ketika fungsi ini dipengaruhi oleh kadar kalium rendah dalam tubuh, maka otot-otot jantung yang mengatur detak jantung tidak menerima sinyal tepat waktu dan gagal mempertahankan ritme normal kontraksi dan relaksasi jantung. Jika ada kekurangan potasium yang parah, maka dapat menyebabkan kondisi yang mengancam jiwa seperti serangan jantung di mana jantung berhenti berdetak. baca juga:darah haid hitam

➜ Kerusakan Otot
Efek dari potasium rendah bisa berbahaya bagi seluruh sistem otot tubuh. Gagal untuk memulai kontraksi sukarela yang normal dari otot-otot ekstremitas selama aktivitas, seperti berdiri, berjalan, mengangkat, dll. Akibatnya, otot menjadi sangat lemah sehingga pasien mungkin merasa sulit untuk berdiri atau menggerakkan anggota badan di sekitar tanpa dukungan apa pun. . Otot rangka tubuh bahkan bisa mengalami ruptur, dan kondisi ini dikenal sebagai rhabdomyolysis. Suatu bentuk defisiensi potassium yang tidak diobati dapat menyebabkan kelumpuhan dan seluruh tubuh menjadi kaku.